Bab 5. Peranan Roh Kudus Bagi Orang Percaya

Feb 26 at 6:37pm - admin
Yohanes menulis, "Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran" ( Yoh 4:24 ). Lukas menulis, "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi " ( Kis 1:8 ).
 
Siapakah Roh Kudus, apakah peranannya di dalam orang percaya dan apakah hikmat dan kuasa-Nya.
 
 
A. PRIBADI ROH KUDUS
 
Yohanes menulis, "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu."(1 Yoh 5:7,8)
 
Firman ini menyatakan bahwa Allah itu tiga tetapi satu, yaitu Bapa, Firman (Kristus) dan Roh Kudus. Allah Bapa dan Kristus telah kita bahas pada BAB I dan sekarang kita hendak belajar tentang pribadi Roh Kudus. Siapakah Dia?
 
Roh Kudus adalah Allah itu sendiri (Yoh 4:24). Pribadi Roh Kudus disebut juga Hembusan nafas Allah (Yoh 20:22), Roh dari Allah (1 Kor 3:16), Roh Kristus (Roma 8:9), Roh Yesus (Fil 1:99), Roh Penolong (Yoh 14:16 ), Roh Kebenaran (Yoh 14:17), Roh Kemuliaan (1 Pet 4:14), Roh Hikmat (Yes 11:2). Dia adalah pribadi ketiga dari Allah Tritunggal.
 
Orang menjadi percaya karena pertolongan Roh Kudus, dapat mengaku dengan mulutnya bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN (I Kor 12:3;1 Yoh 4:2). Sepanjang perjalanan kehidupan manusia terutama orang percaya, mutlak membutuhkan keberadaan dan pertolongan Roh Kudus, bahkan Dia-lah yang menjadi pemilik hidup kita dan yang mengontrol hidup kita.
 
Jadi peranan-Nya bukan sesaat, bukan ketika kita membutuhkan-Nya, tetapi peranan-Nya adalah dalam seluruh keberadaan kita sebagai manusia baru. Roh Kudus tetap tinggal di dalam kehidupan setiap orang percaya sebagai Bait Allah yang Kudus. Sebab itu setiap orang percaya pasti memiliki Roh Kristus. Dengan demikian dia adalah milik Kristus. Sebab itu setiap orang percaya yang menerima kepenuhan Roh Kudus akan mengalami pembaharuan demi pembaharuan di dalam hidupnya. Memiliki rasa haus dan lapar akan kebenaran firman Allah dan memiliki roh yang menyala-nyala untuk melayani. Hubungan yang intim dengan Allah semakin dirasakan. Kasih Allah mengalir seperti sungai yang tidak pernah kering, kasihnya kepada jiwa-jiwa yang terhilang menjadi tanda dalam kehidupannya.Hal itu berarti juga bahwa setiap orang percaya memiliki kuasa kebangkitan dari antara orang mati, sebagaimana Roh itu pula yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati ( Roma 8 : 9-11 ).
 
 
B. ROH KUDUS ADALAH ROH HIKMAT DAN KUASA
 
Roh Kudus adalah satu pribadi yang akan memberi kepada kita kemampuan, pengertian dan hikmat untuk dapat mengenal Dia lebih lagi. Dan Roh Kudus akan memenuhi kehidupan kita sebagai manusia rohani yang mengalirkan air kehidupan.
 
Di samping itu yang perlu kita mengerti, bahwa Roh Kudus akan memimpin kehidupan orang percaya bukan menurut daging tetapi menurut kehendak Roh. Sebab siapa yang hidup menurut daging memikirkan hal-hal yang dari daging dan siapa yang hidup dipimpin oleh Roh akan memikirkan hal-hal yang dari Roh. Dan keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah dan mereka yang hidup dalam daging tidak mungkin berkenan di hadapan Allah ( Rm 8 : 5-8 ).
 
Pengalaman-pengalaman rohani yang baru akan banyak dialami oleh tiap-tiap orang yang lahir dari Roh. Kehidupan dengan tanda – tanda supranatural akan mewarnai kehidupan tiap-tiap orang yang kepenuhan Roh. Seperti mendapatkan hikmat dan tanda-tanda kuasa yang menyertai, sekalipun yang bersangkutan tidak dapat mengerti bagaimana terjadinya (Mark 16 dan 17; Yoh 3 : 8).
 
1. Roh Kudus adalah Roh Hikmat
 
Ada 3 (tiga) pengertian hikmat; meliputi pengertian teknis, pengertian intelektual dan makna rohani.
Secara teknis: hikmat adalah karunia Allah untuk mengerjakan sesuatu dengan sempurna (Kel 31:3).
  • Secara intelektual: hikmat adalah kepintaran mencapai hasil, menyusun rencana yang benar untuk memperoleh hasil yang dikehendaki (Kel 31:3;Yes 40:20;Yer 9:17).
  • Secara sosial: hikmat adalah kesanggupan manusia untuk memahami hubungan kasih antar sesama manusia (Ayb 39:19,20).
  • Secara rohani: hikmat adalah karunia Allah (1 Kor 12: 8) untuk mengenal Allah dan menyelami karya Allah di dalam diri kita (1 Kor 1:20,21); untuk memecahkan persoalan yang rumit, yang supranatural dan yang tidak dapat terselami oleh hikmat manusia (Kej 40-41; 1 Raja 3; Dan 2); untuk melakukan pembelaan ilahi (Luk 12:11,12);
 
Hikmat itu tinggal bersama-sama dengan Roh Kudus di dalam hati (1 Raja 3:9,12). Hikmat diperlukan oleh setiap orang, utamanya para nabi, rasul dan penguasa. Untuk memperlengkapi iman kita rasul Yakobus mengajarkan kepada kita supaya memintanya kepada Allah (Yak 1:5,6).
 
2. Roh Kudus adalah Roh Kuasa
 
Roh Kudus sebagai Roh Kuasa, kepada kita memberi otoritas untuk mengatasi segala sesuatu sesuai dengan status kita sebagai anak-anak Allah untuk melawan Iblis dan pencobaan, penyakit, bahkan segala persoalan yang kita hadapi (Mar 16:17,18 band Kis 1:8). Hal demikian sering kita saksikan pada kuasa doa dan pelepasan. Mujizat, kesembuhan dan manifestasi-manifestasi kuasa Allah lainnya melalui hamba-hamba-Nya.
 
 
C. PERANAN ROH KUDUS
 
Roh Kudus adalah pribadi Allah itu sendiri. Pribadi Allah sebagai Roh sudah dinyatakan sejak penciptaan (Kej 1:2). Perjanjian Baru meneguhkan kembali melalui Injil Yoh 4:24, bahwa Allah itu Roh, barangsiapa menyembah Dia harus menyembah-Nya di dalam roh dan kebenaran. Jika kita sekutukan ketiganya, maka Allah Bapa adalah Allah yang di atas kita (Yes 45:5,22;49:9).
 
Allah Putra adalah Allah yang beserta dengan kita (Yoh 1:14) dan Allah Roh Kudus adalah Allah yang berdiam di dalam diri kita (1 Kor 3:16). Peranan Roh Kudus di dalam orang percaya tidak lepas dari pribadinya sebagai Allah yang berkuasa memelihara dan memerintah di dalam kita. Apakah yang dilakukan-Nya di dalam kita?
 
  1. Roh Kudus yang mengerjakan pembaharuan di dalam kita (Titus 3:5).
  2. Mengingatkan firman dan mengajar kita (Yoh 14:26).
  3. Memberikan kepada kita hikmat dan wahyu (Ef 1:17-18).
  4. Memimpin hidup kita sebagai anak-anak Allah (Rom 8::14-16 ).
  5. Menolong mematikan perbuatan-perbuatan daging dan memberikan kepada kita buah Roh (Rom 8:13; Gal 5:22-23).
  6. Menolong kita di dalam berdoa yang benar (Roma 8 :26).
  7. Menjadi meterai dan jaminan bagi orang percaya ( Ef 1:13-14 ).
  8. Memberi kepada kita kuasa untuk menjadi saksi-Nya ( Kis 1: 8 ).
  9. Memberi keadilan (Yes 4:4).
  10. Menyertai orang percaya (Yoh 14:17).
  11. Menjadi penghibur orang-orang percaya (Yoh 14:6).
  12. Memberi kemerdekaan (2 Kor 3:17).
  13. Mengubah orang percaya menjadi seperti Kristus (2 Kor 3:18).
  14. Menjadikan kita anak-anak Allah (Roma 8:15).

Dan masih banyak lagi yang dapat diungkapkan oleh Alkitab apa yang dikerjakan oleh Roh Kudus, sebagai Penolong yang memimpin kita kepada seluruh kebenaran-Nya (1 Sam 10:6).