Citra Diri

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 50 Jan 05 at 9:46am - admin
Tekad Henokh untuk hidup bergaul dengan Allah membuktikan bahwa ia mempercayai Allah. Ia sudah merasakan kasih dan kebaikan Allah, karena itu ia hanya menyenangkan hati Allah saja. Ia tidak mau mendua hati. Yakobus sendiri di kemudian hari mengatakan supaya kita tidak mendua hati, sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya (Yakobus 1:8).
Hits today: 0  Total: 110 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 44 Nov 29 at 8:42pm - admin
Ketika seluruh bangsa Israel mendengar laporan dari sepuluh pengintai itu, mereka mulai bersungut-sunggut di hadapan Tuhan. Kabar yang mereka dengan sungguh melemahkan semangat hidup, semangat juang, dan harapan mereka akan masa depan. Seketika itu juga mereka melupakan kuasa Allah yang telah mereka saksikan sendiri sepanjang perjalanan mereka keluar dari tanah Mesir. Lalu mereka mengungkapkan rasa kecewa dan rasa pesimis mereka, sehingga merasa rendah diri. Bahkan mereka berkata "baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu pulang ke Mesir" (Bil 14:4).
Hits today: 1  Total: 210 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 43 Nov 27 at 9:25am - admin
Pemimpin Yang lain Jiwanya.
Komitmen Kaleb "Tidak akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya" (Bil 13:30)

Siapakah Kaleb?
Kaleb adalah anak Yehune. Ia dikenal sebagai pahlawan dari suku Yehuda. Ia juga menjadi pemimpin kaum Hezron dan menetap di Hebron. Kaleb adalah seorang yang setia mengikut Tuhan (Bil 32:12; Ul 1:36; Yos 14:9). Ia meninggal di Hebron dan dikuburkan di sana.
Hits today: 1  Total: 170 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 41 Nov 20 at 2:53am - admin
Pada zaman modern ini, gagasan untuk memilih komitmen yang teguh kepada Tuhan tetap akan menggertakan hati pembaca, dan akan memberi inspirasi tersendiri kepada orang percaya. Karena tuntuan zaman, sering dalam pekerjaan sekuler maupun dalam pelayanan rohani, orang tergoda untuk mengabaikan hubungan yang akrab dengan Tuhan sebagai prinsip hidupnya yang mendasar. Dan sering pula komtimen masyarakat modern, karena satu dan lain hal, menjadi lemah, karena mereka tidak berdaya menjalani kehidupan. Betapa banyak waktu yang kita berikan untuk merenungkan firman Tuhan.
Hits today: 0  Total: 200 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 41 Nov 11 at 1:18am - admin
Yosua adalah seorang yang memiliki komitmen yang teguh, inilah yang menjadi kunci integritasnya. Untuk menjaga kemurnian hatinya, ia berkomitmen di hadapan Tuhan, tentang kebangunan rohani. Setelah merebut kota-kota di Kanaan dan menjelang akhir hidupnya, Yosua menyampaikan khotbah perpisahan dengan bangsa Israel di Kadesy Barnea.
Hits today: 1  Total: 430 comments  

HOPE: HEAR, OPTION, PRAY & EYES OF TEARS IN INTIMACY Nov 11 at 1:12am - admin
Shallom, hari ini kita akan berbicara tentang pengharapan. Setiap orang yang hidup pasti punya pengharapan. Walau kadang omongan kita buruk tapi kita pasti mengharapkkan sesuatu yang baik. Tidak ada orang yang mengharapkan yang jelek, tapi kalau lagi marah, kadang justru yang jelek-jelek yang keluar dari mulut kita, betul tidak?
Hits today: 0  Total: 270 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 40 Oct 31 at 9:35am - admin
Dalam Yosua 10:25, Yosua berkata, "Jangan takut dan janganlah tawar hati, kuatkanlah hatimu, sebab secara itulah akan dilakukan Tuhan kepada semua musuhmu, yang kamu perangi, bagi Yosua, frase janganlah takut mengandung sumber kekuatan; janganlah tawar hati dalam menghadapi berbagai ancaman. Sikap Yosua yang tetap teguh hatinya memotivasi umat Israel untuk mengerahkan seluruh kekuatan dan kemampuannya berdiri di hadapan bangsa Israel dalam menghadapi musuh-musuh.
Hits today: 0  Total: 490 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 39 Oct 23 at 8:22pm - admin
Pelayanan Yosua membuktikan bahwa ia termasuk seorang pemimpin yang besar di antara bangsa Israel, ia juga disegani kalangan tua-tua Israel, sejak bangsa Israel keluar dari tanah Mesir sampai ia menetap di Timnat Sarah, Yosua sangat cakap untuk menangani masalah militer, ia mampu mengalahkan orang Amalek dan musuh-musuh di tanah Kanaan. Sebagai pengganti Musa, ia juga mengganti dalam pelayanan Kemah Suci untuk menyelenggarakan ibadah jadi tugas Yosua rangkap sebagai pemimpin juga meliputi tugas-tugas rohani dan jasmani.
Hits today: 0  Total: 230 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 38 Oct 15 at 9:50am - admin
2. Berserahlah Pada Pimpinan Tuhan.
... Sebagai abdi Musa, ia belajar menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dengan tetap mempertahankan penyerahannya. Bagi Yosua untuk mempertahankan kemurnian hidupnya adalah dengan taat kepada hukum Tuhan. Pengabdiannya yang matang membawanya untuk menerima dan melanjutkan kepemimpinan yang sudah dibangun bersama dengan Musa. Sebagai seorang pemimpin ia menjadi salah satu pemimpin yang handal yang dijumpai di kalangan bangsa Israel.
Hits today: 0  Total: 190 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 37 Oct 11 at 1:53am - admin
Kitab Bilangan 14:6-8, menjelaskan Yosua dengan tegas menyatakan pendiriannya setelah ia kembali mengintai Tanah Kanaan bersama Kaleb bin Yehune. Sementara itu, kesepuluh mata-mata yang lain memberikan laporan yang melemahkan semangat seluruh umat Israel. Hampir semua penduduk menjadi gusar dan enggan melanjutkan perjalanan ke negeri Perjanjian itu. Laporan yang disampaikan Yosua sungguh berbeda dengan laporan mata-mata yang lain karena ia memandang dari sudut pandang iman.
Hits today: 0  Total: 160 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 27 Oct 02 at 8:27pm - admin
Maka berkatalah Yosua "Pilihlah pada hari ini, kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang Sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan" (Yosua 24:15).
Hits today: 0  Total: 240 comments  

MENGABDI KEPADA TUHAN ALLAH - Bagian 27 Sep 25 at 9:22pm - admin
Waktu Musa sendirian menghadap Allah di Gunung Sinai, Yosua siaga menanti, di Kemah Pertemuan (Kel 39:40; 40:26, 6, 7) ia belajar menantikan YHVH, dan dalam tahun-tahun berikutnya pasti panjang sabar dan kelembutan Musa turut membina kepribadian Musa (Kel 24:13; 32:17; 33:11; Bil 11:28). Di dataran dekat sungai Yordan dia ditahbiskan secara resmi sebagai pengganti Musa menjadi panglima tentara, setingkat dengan keimanan Eleazar (Bil 27:18 dan 34:17; Bandingkan Ulangan 3 dan 31, dimana secara wajar ditekankan kepemimpinan Yosua).
Hits today: 0  Total: 220 comments  

 
Artikel Mingguan
Categories
Subscribe
Rss