PERSEKUTUAN YANG INDAH

Apr 14 at 8:36pm - admin

Tuhan semakin meneguhkan untuk kita hidup dalam pengertian kehendakNya yang artinya siap untuk melakukan FirmanNya. Sebagaimana dalam Yoh. 6:53-57 demikianlah kita seharusnya memiliki ciri kekristenan yang bukan hanya sekedar berbicara/berlaku ka-sih tetapi hidup didalam persekutuan yang tidak didapat didalam agama atau keyakinan lain yang justru menentang persekutuan antara manusia dengan Allah. Memang tidak mung-kin seseorang bisa bersekutu dengan Allah kalau kita tidak makan daging dan minum darah Anak Domba Allah yaitu Tubuh Kristus. Melalui Perjamuan Kudus kita bisa dengan iman makan daging dan minum darah Yesus untuk mulai ada didalam persekutuan dengan Allah.

Nilai apa yang membuat kita benar-benar ada didalam persekutuan yang indah dengan Allah? Persekutuan itu indah apabila kita memiliki nilai sebagai yang terkemuka dan terbesar bukan hanya dihadapan manusia tetapi juga dihadapan Allah Bapa. Persekutuan indah dimulai ketika kita bertobat, lalu memberi diri dibaptis dan masuk dalam persekutuan kecil (MK=Mezbah Keluarga). Tanpa pertobatan kita tidak akan bisa menjadi satu warga Kerajaan Sorga. Persekutuan tidak harus dengan banyak orang tetapi cukup 2 orang (Pgkh 4:9-10). Dengan persekutuan akan dapat saling menopang.

Persekutuan sesungguhnya dimulai dari pihak Allah yang turun ke dunia dengan menya-makan diri dengan manusia agar bisa bersekutu dengan manusia. Kita harus menyambut Yesus dengan cara seperti menyambut seorang anak kecil. Jadi harus dengan kerendahan hati bukan dengan tinggi hati (Mazmur 131:1-3) Demikian juga ketika menambut teman-teman kita seiman. Tidak memandang rendah orang lain. Persekutuan indah bisa terjadi bila kita saling menyambut seorang akan yang lain dengan kerendahan hati sehingga bisa menghasilkan kerukunan dan pada akhirnya berkat Tuhan akan dicurahkan atas kita (Maz. 133:1-3). Memang anak-anak seringkali membuat kita hilang sabar karena keinginan tahu mereka yang besar dan kadang menjadi sok tahu, tetapi kita tetap harus menerima mereka. Jadikan mereka sebagai bagian keluarga Allah.

Indahnya persekutuan orang percaya adalah ketika saling menjaga dari penyesatan (Ayat 6-11). Sadar saling menasihati bahwa kita harusnya saling membangun seorang dengan yang lain (Ibrani 10:24-25). Hati-hati kalau kita tidak masuk dalam persekutuan dengan orang percaya sebab ketika ada penyesatan atau tersesat tidak ada yang meng-ingatkan akan hal itu. Bahkan ketika ada yang lemah maka yang lain bisa menguatkan. Kalau terjadi penyesatan jangan membubarkan persekutuan tetapi sebagai sesama anggota tubuh saling merekat dan mengingatkan mereka yang menyesatkan.

Indahnya persekutuan adalah ketika seorang akan yang lain saling menghargai. Sehingga ketika ada yang tersesat maka akan dicari dan menganggap berharga satu jiwa sekalipun (ayat 12-14) YANG SAMA NILAINYA DENGAN YESUS. Mari bangun dalam kasih persekutuan yang indah (Efesus 4:16). Miliki empati dan atensi serta beban kepada jiwa-jiwa. Jangan biarkan ada yang tersesat dan sepakatlah dalam setiap persekutuan supaya ada kebenaran dan kuasa dalam doa (ayat 15-20).

Persekutuan yang indah adalah ketika didalamnya ada pengampunan satu dengan yang lain (ayat 21-23). Karena mengampuni orang dari dosanya maka dosa orang itu dihapuskan (Yohanes 20:23). Pakai otoritas, kuasa dan hikmat untuk mengampuni. Persekutuan yang indah adalah persekutuan yang sejati yang ditandai dengan pengampunan tanpa syarat. Amin.
 
Artikel Mingguan