SEBAB TUHAN MENOPANG TANGANMU
Mazmur 37:23-24
Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tanganNya. Mazmur 37:23
Tuhan memberikan firmanNya bagi kita di tahun 2012 ini, adalah tahun dimana Tuhan berkenan kepada umatNya yang mengasihi Dia. Hal ini berbicara mengenai tahun peperangan rohani, tahun pergumulan, tahun godaan, goncangan dan gesekan terjadi, walaupun kita jatuh tidak akan sampai tergeletak dan juga berbicara mengenai tahun pencurahan Roh Kudus dua kali lipat bagi orang-orang percaya. Dan itu sebabnya di tahun 2012. Tuhan juga menyatakan kemuliaanNya yang lebih dahsyat, tahun pujian buat Dia, dan tahun untuk kita hidup berkenan kepadaNya!
Pada waktu awal kita memasuki tahun 2011 lalu, ada beberapa pesan Tuhan yang disampaikan, supaya kita dapat mengalami Tuhan Kemuliaan Tuhan, tahun yang sangat menggairahkan untuk kita dapat mengalami perkara-perkara yang besar, yang telah Tuhan lakukan. Mukjizat-mukjizat yang luar biasa telah terjadi bagi orang-orang percaya. "Mission Imposible" menjadi "Mission Accomplished" (tercapai). Hal-hal yang tidak mungkin di tahun 2011, akan menjadi hal yang mungkin terjadi di tahun 2012. Tuhan menggenapi janji-janjiNya ditahun 2012 dalam hidup kita karena Ia berkenan kepada kita.
Itu sebabnya Tuhan berpesan, pada awal tahun agar langkah-langkah hidup kita berkenan kepadaNya agar kita melakukan 3 hal dan dapat mengalami tangan Tuhan menopang, yaitu:
1. Jaga Hati.
Segala sesuatu yang buruk, yang jelek, hal-hal yang menyakitkan dan mengecewakan, hal-hal yang tidak berkenan di hati Tuhan, kita tinggalkan. Masuk tahun 2012 dengan hati yang baru. Sehingga Tuhan dapat melimpahkan berkat-berkat yang baru dalam hidup kita. Amsal 4:23 mengatakan, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."
2. Jaga Lidah.
Kalau kita mau mengalami perkenan Tuhan di tahun 2012, kita harus menjaga perkataan. Hari-hari ini Tuhan mengajarkan kepada kita untuk mulai menggunakan kuasa dan otoritas yang sudah diberikan di dalam diri orang-orang percaya.
Ada otoritas di dalam mulut kita. Mungkin tembok usaha, tembok keluarga, tembok sakit penyakit kita, selama ini sulit untuk ditembus. Tetapi ada satu kekuatan yang dapat menembus semuanya itu dan menghancurkannya, yaitu Firman Tuhan. Kita tidak akan dibiarkanNya tergeletak. Waktu kita memperkatakan firman TUhan, nubuatan perkataan firman keluar dari mulut kita, dengan penuh percaya dan tidak bimbang, maka kita pasti mendapatkannya. Jaga lidah kita dengan terus memperkatakan kebenaran firman Tuhan dengan penuh kuasa. Maka firman Tuhan akan menjadikan apa yang tidak ada menjadi ada. Sebetulnya jawaban dari segala masalah kita itu ada di dalam mulut kita.
3. Jaga iman.
Kita diingatkan tahun 2012 adalah tahun peperangan, tahun godaan. Banyak godaan dan pergumulan, banyak peperangan yang kita hadapi ke depan. Tapi Tuhan telah menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNya dan Tuhan juga mengatakan kita harus menjaga iman. Banyak hal yang menggoncangkan hidup kita, yang mungkin dapat membuat kita ingin mundur. Tetapi Tuhan mengingatkan agar kita terus menjaga iman kita. Kita diberkati atau tidak, ditolong ataupun tidak, kita tetap berpegang dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Itu yang Tuhan kehendaki. Terkadang Tuhan ijinkan untuk kita mengalami sesuatu yang tidak enak. Tetapi itu semuanya baik bagi kita, agar terjadi keseimbangan dalam hidup kita.
Ada banyak perkara-perkara yang tidak pernah dan belum pernah kita lihat ini yang akan Tuhan lakukan di tahun 2012. Tuhan akan melakukan penyempurnaan di dalam hidup kita. Itu sebabnya, dengan hati yang bergelora dan semangat yang luar biasa, kita masuki tahun 2012, karena kita melihat janji=janji Tuhan yang belum digenapi di tahun yang lalu, akan Tuhan genapi di tahun 2012. Penyempurnaan pengurapan bagi jemaat Tuhan untuk menerima mukjizat, penyempurnaan mukjizat yang lebih dahsyat, bagi transaksi-transaksi, kesembuhan-kesembuhan dan pemulihan demi pemulihan yang sudah kita terima atau belum, akan Tuhan sempurnakan di tahun 2012 ini.
Yakobus 1:5-8 mengatakan, "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
Salah satu ciri orang yang berkenan kepadaNya adalah hidup yang memiliki iman. Iman sebagai dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang belum kita lihat. Iman kita adalah tindakan yang dapat mengalahkan dunia. Alkitab berkata karena iman kita mengalahkan dunia, karena iman kita dibenarkan. Jadi iman dapat membawa hidup kita kepada kemenangan yang gilang gemilang. Namun permasalahannya adalah ada banyak orang Kristen yang datang ke gereja tetapi hidupnya tidak mengalami kemenangan, hidupnya gagal, hidupnya penuh dengan kegelisahan, hidupnya penuh dengan kekuatiran, hidupnya tidak tenang.
Sehingga seringkali kekristenan kita tidak menikmati dan mengalam berkat dan kuasa Tuhan dalam hidup kita. Pertanyaannya, mengapa hal ini bisa terjadi? Dalam Yakobus 1:7-8 jelas dinyatakan orang yang tidak tenang adalah orang yang mendua hati/bimbang, orang yang mendua hati/bimbang tidak menerima sesuatu apapun dari Tuhan.
MENGAPA? KARENA KETIKA HATI KITA MENDUA HIDUP KITA:
1. Menjadi jauh dari Tuhan (Yak 4:8).
Pasti akan melupakan firman Tuhan yang telah disampaikan. Kita akan merasa aman berbuat dosa atau sesuatu yang bertentangan firman Tuhan. Kita akan lebih menghargai manusia atau berkenan kepada manusia daripada Allah.
2. Menjadi tidak tenang (Yak 1:8).
3. Tidak menerima sesuatu dari Tuhan (Yak 1:7).
Keadaan hati yang mendua dapat menjadi sasaran yang 'empuk' buat setan menyerang hidup kekristenan kita. Mengapa? karena hati yang mendua adalah bukti iman kita lemah. Pertanyaannya sekarang ialah bagaimana kita dapat hidup berkenan dengan dapat menguasai hati kita sehingga menjadi tidak bimbang. Yaitu: mau mendekat kepada Allah, menyadari siapa yang memanggil kita, menyadari Allah kita adalah Allah yang berkuasa.
Hidup yang berkenan adalah hidup kekristenan yang memiliki iman. Iman sama dengan hati yang tidak mendua (double minded) artinya bila kita tidak bimbang namun percaya maka kita akan melihat kemuliaan Allah terjadi dalam hidup kita. Haleluya, amin! "A double minded man is unstable in all his ways".
TAATILAH PERINTAH TUHAN
Pada waktu Musa diperintahkan Tuhan untuk membawa orang-orang Israel masuk ke Tanah Kanaan, Tanah Perjanjian. Musa mengirimkan 12 orang pengintai untuk memasuki wilayah tanah Kanaan. Setelah 40 hari kemudian, ke-12 orang pengintai ini kembali dan memberikan laporannya kepada Musa, Harun, dan di hadapan orang-orang Israel. Sepuluh orang melaporkan bahwa memang tanah perjanjian itu berlimpah susu dan madu. Tetapi di sana juga hidup raksasa-raksasa, ada banyak hal-hal yang menakutkan di sana. Pada waktu orang-orang Israel mendengar apa yang dilaporkan oleh 10 orang pengintai ini, mereka semuanya mengalami kegentaran. Mereka mulai bersungut-sungut, berkeluh kesah, dan akhirnya mulai memberontak. Pada waktu itu tampillah dua orang dari para pengintai yang Musa suruh untuk masuk tanah Kanaan, yakni Yosua dan Kaleb.
Mereka katakan di Bilangan 14:6-9, "Tetapi Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune, yang termasuk orang-orang yang mengintai negeri itu, mengoyakkan pakaiannya, dan berkata kepada segenap umat Israel: "Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya. Jika Tuhan berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negerti yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada Tuhan, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melinduni mereka sudah meninggalkan mereka, sedang Tuhan menyertai kita, janganlah takut kepada mereka.""
Jika Tuhan berkenan kepada kita, maka Tuhan akan memberikan Tahun 2012 yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Perjalanan orang percaya, perjalanan kita memasuki tahun 2012, seperti kita memasuki tahun 2012. Ke depan, kita akan dituntun Tuhan, bagaimana akan terjadi mujizat dan pemulihan yang luar biasa.
Perjalanan kita masuk tahun 2012 adalah satu perjalanan yang penuh dengan janji-janji Tuhan yang luar biasa. Oleh karena itu, dipesankan di Bilangan 14:9, "janganlah memberontak kepada Tuhan." Tuhan menghendaki kita hidup taat atau setia. Lukas 16:10 mengatakan, "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."
TETAPLAH SETIA
Tuhan mau kita setia dari perkara yang kecil. Datang beribadah setiap waktu dengan sungguh-sungguh, mengembalikan perpuluhan, memberikan persembahan, apapun juga, kita lakukan dengan setia. Orang yang setia dalam perkara yang kecil. Tuhan pasti akan mempercayakan perkara yang lebih besar lagi. Setelah orang-orang Israel melewati daerah Yerikho, dengan merubuhkan bentenganya sampai hancur berkeping-keping. Mereka melewati satu daerah yang lebih kecil yaitu kota Ai, yang seharusnya dapat dihancurkan dengan mudah, tetapi justru orang Israel tidak mengalami kemenangan. Mengapa hal itu dapat terjadi?
Dalam Yosua 7:1 mengatakan, "Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka Tuhan terhadap orang Israel."
Jangan sampai kemenangan yang sudah Tuhan berikan ini kandas di tengah jalan karena ada 'roh Akhan' dalam kehidupan kita. Jangan sampai kita berubah tidak setia. Sekali kita percaya kepada Yesus Kristus, kita terus berpegang kepada Yesus Kristus, apapun yang terjadi. Kita setia dengan perkara yang kecil supaya kita dipercayakan oleh Tuhan dalam perkara-perkara yang lebih besar.
"Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan."
(Wahyu 2:10).