100% NYATA - Seri 38

Oct 23 at 8:12pm - admin
100% NYATA - Seri 38

BAHAGIA (2)
Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkaan Tuhan, dan tidak berjiwa penipu! (Mazmur 32:1-2).

Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar yang pernah didapat dan dirasakan oleh manusia di muka bumi ini, selalu kebahagiaan yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka. Yang tidak akan pernah manusia dapatkan di mana pun dan yang tidak pernah diberikan oleh dunia di mana pun mereka mencarinya.

Kebahagiaan oleh karena materi ada batasnya, sebab jika yang membuat manusia bahagia yang mereka dapatkan di dunia ini yaitu uang atau kekayaan atau harta benda lainnya tersebut habis atau hilang kemungkinan besar akan membuat mereka menjadi sedih kembali. Oleh karena itu, camkanlah firman Tuhan ini; Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada (Matius 6:21; Lukas 12:34).

Jikalau hati kita tertuju kepada harta yang membuat kita bahagia, berhati-hatilah dan berawas-awaslah sebab kejatuhan sedang ada di depan mata kita. Ingatlah akan kisah Ananias dan Safira (Kisah 5:1-11) yang telah mengubah tujuannya yang mulia kepada kesia-siaan. Ananias dan Safira tidak hanya kehilangan uangnya atau hartanya, akan tetapi mereka kehilangan nyawanya karena hatinya tertuju kepada uang atau hartanya. Inilah yang disebut kebahagiaan yang berujung kepada maut, kematian.

Ingatlah juga cerita tentang orang muda yang kaya, yang hatinya tertuju kepada kekayaannya, ia kehilangan kebahagiaan dan menjadi sedih hati karena ia takut kehilangan kekayaannya (Matius 19:21-22). Begitu juga tentang perumpamaan tentang orang kaya yang bodoh, yang kebahagiaannya hanya menimbun harta kekayaan bagi dirinya sendiri, dan ketika Tuhan mengambil nyawanya maka sia-sialah semuanya (Lukas 12:16-20). Oleh karena itu, camkanlah firman Tuhan ini; Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi ini; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya (Matius 6:19-20).

Jika kita punya telinga hendaknya kita mendengar apa yang Tuhan Yesus sampaikan yang membuat kita berbahagia, supaya kita tidak lagi mencari-cari kebahagiaan yang sesuai dengan keinginan hati kita. Sekalipun di dunia banyak tawaran yang membuat seseorang bahagia, namun hal itu hanyalah bersifat sementara. Sedangkan yang ditawarkan Tuhan Yesus kepada manusia adalah kebahagiaan yang memiliki nilai kekekalan. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkaan Tuhan, dan tidak berjiwa penipu! (Mazmur 32:1-2).

by: Agata
 
Artikel Mingguan