TIPE COWOK BAIK MENURUT AMSAL 31
Single & Loveable
Biasanya Amsal 31 dikenal sebagai Amsal mengenai wanita atau lebih
tepatnya isteri yang bijak. Namun, di dalam Amsal ini ternyata juga
terkandung nilai-nilai bagaimanakah seorang pria yang baik, yang pantas
dijadikan suami di kemudian harinya. Mari kita simak ulasan berikut ini:
1. Tahu kekuatannya dipakai buat apa.
Dinyatakan bahwa seorang laki-laki janganlah hendaknya memberikan
kekuatannya kepada perempuan, tepat sekali seperti penggambaran mengenai
Simson yang memberikan kekuatannya kepada wanita yang dicintainya namun
akhirnya yang menjadi kejatuhannya. Seorang laki-laki haruslah
mempunyai kekuatan untuk dirinya sendiri. Dengan begitu dia tahu bahwa
kekuatan itu benar-benar dipakai buat apa, apakah hal-hal yang
menyenangkan Tuhan atau tidak.
2. Mempunyai jalan yang lurus.
Janganlah memberi jalan kepada wanita-wanita yang membinasakan
raja-raja. Kisah ini persis seperti Salomo yang jatuh kepada penyembahan
berhala karena ister-isteri serta gundik-gundiknya. Sama seperti itu,
seorang laki-laki yang tidak pernah menyerahkan jalannya kepada
kesesatan dan terus berpaut kepada Tuhan, tidak kompromi dengan dosa
adalah cowok yang pantas anda cari.
3. Tidak minum-minuman keras.
Jangan sampai karena minum, ia melupakan apa yang telah ditetapkan dan
membengkokkan hak orang-orang yang tertindas. Jangan demi hal-hal yang
disukainya, dia jadi lupa diri dan membuat orang lain menderita. Cowok
yang baik, tidak hanya baik kepada orang yang dicintainya, tapi juga
terhadap semua orang.
4. Membuka mulutnya.
Dia membuka mulutnya untuk orang yang bisu, untuk hak semua orang yang
merana, dan mengambil keputusan secara adil. Dia peduli kepada mereka
yang menderita. Bukan hanya peduli, dia memperjuangkan kebahagiaan
mereka, karena dia tahu untuk apa dia hidup. Dia mempunyai tujuan yang
jelas dalam hidupnya. Tidak muluk-muluk tetapi semuanya agar hidupnya
menjadi perpanjangan tangan Tuhan.
Tipe cowok seperti inilah yang dicari oleh para kaum hawa. Cowok yang
sudah dewasa secara rohani akan menjadi kepala rumah tangga yang
bijaksana. Keluarga yang hendak dibangun nantinya akan berada di jalur
yang tepat.
Sumber: CBN