OTORITAS, SEBUAH BERKAT ISTIMEWA SEORANG SUAMI
Oct 11 at 1:45am - admin
OTORITAS, SEBUAH BERKAT ISTIMEWA SEORANG SUAMI
Serial Keluarga Bahagia
Keberhasilan sebuah keluarga ditentukan oleh sikap sang kepala keluarga.
Jika sang suami pasif maka isteri akan menjadi dominan bahkan terkesan
"liar". Namun jika suami dapat menjadi kepala keluarga yang baik, maka
isteri dan anak-anak akan tunduk serta menghormatinya.
Kegagalan dan keberhasilan seorang pria menjadi seorang kepala keluarga,
baik secara peran dalam keseharian maupun dalam kerohanian ditentukan
oleh hubungannya dengan Tuhan. Bagaimana dia membuka hatinya dan
mengijinkan Tuhan memimpin hidupnya, akan tercermin dalam
kepemimpinannya di keluarga. Jadi, bagaimana bentuk kepemimpinan dalam
keluarga yang Tuhan mau untuk para suami lakukan?
Melayani
Otoritas yang Tuhan berikan kepada pria adalah untuk melayani. Namun
banyak pria salah mengartikan kebenaran firman Tuhan tentang otoritas
ini yang akhirnya membuat mereka menjadikan isteri dan anak-anaknya
seperti tentara atau ajudan yang bisa diperintah seenaknya.
Kebenarannya adalah para pria Tuhan minta untuk melayani isteri dan
anak-anaknya dengan cara demikian memimpin mereka untuk mengenal Tuhan.
Sekalipun ide untuk menjadi "pelayan atau hamba" ini sedikit sulit
diterima, namun dengan sedikit pengorbanan maka hal tersebut akan dapat
dilakukan dan membuat keluarga tersebut menjadi keluarga yang harmonis.
Mengasihi
Selain menjadi seorang "pelayan atau hamba" bagi pasangannya, suami juga
adalah kekasih isterinya. Untuk itulah para suami diminta untuk
mencintai isterinya, sama seperti teladan yang Yesus tunjukkan bagaimana
diriNya mencintai jemaatNya. Bagaimana cara Yesus mencintai jemaatNya
di dunia ini? Yesus meluangkan waktunya untuk murid-muridNya, dan
menguatkan mereka saat lemah. Yesus juga mengajar murid-muridNya serta
memuji mereka atas keberhasilan mereka. Mengapa Yesus melakukannya?
Karena Yesus peduli dengan kehidupan dan masa depan umatNya.
Demikian juga seorang suami harus mengasihi isterinya. Seorang suami
mewakili Yesus Kristus di dalam rumahnya. Dia harus memerintah untuk
mendatangkan kemuliaan Tuhan bagi isterinya. Seorang suami juga harus
mempedulikan kehidupan serta masa depan isterinya. Kepemimpinan seorang
suami haruslah membuat isterinya merasa istimewa, dihargai, dan
dicintai.
Cintailah isteri anda tanpa syarat, sama seperti Kristus mengasihi kita.
jangan kasihi Dia "karena dia.." tetapi "bagaimanapun." Ketika
mengasihi isteri anda dengan relah berkorban dan tanpa syara, dia akan
semakin menyadari tentang kasih Tuhan dan melalui hal tersebut nama
Tuhan dimuliakan.
Menjadi seorang kepala rumah tangga adalah kesempatan anda untuk menjadi
semakin seperti Kristus, dan semakin menyelami peran Kristus bagaimana
Ia mengasihi jemaat sama seperti seorang suami yang tidak hidup untuk
dirinya sendiri namun memberikan hidupnya untuk menjadi saluran Tuhan
memberkati isterinya.
Sumber: Cross Walk.