PESAN DARI KEHIDUPAN YABES
1 Tawarikh 4:9-10
Yabes lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "
Aku telah melahirkannya dengan kesakitan."
Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "
Kiranya
Engkau memberkatiku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan
kiranya tanganMu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka,
sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.
TIGA PESAN DARI KEHIDUPAN YABES
1. JANGAN MENYERAH!
Arti nama Yabes adalah kesakitan, penderitaan. Seorang pujangga besar
yang namanya William Shakespeare yang hidup pada tahun 1500-an, penulis
cerita Romeo dan Juliet, pernah berkata "what's in a name" atau "apalah
artinya sebuah nama?" Saudara yang dikasihi Tuhan, tapi berbeda untuk
Tuhan dan bagi orang Yahudi. Nama bagi orang Yahudi itu begitu penting,
itu akan menentukan perjalanan masa depan bayi yang diberi nama itu,
sehingga mereka tidak sembarangan memberikan nama bagi anak-anak mereka.
Saudara, nama Daniel artinya adalah "God id mu judge". Samuel artinya
"apa yang diminta, diterima dari Tuhan". Yusuf artinya "God add, Tuhan
menambahkan". Daud artinya "yang dikasihi". Banyak sekali tokoh-tokoh di
dalam Alkitab yang namanya memiliki arti yang luar biasa.
Pada waktu ibu Yabes itu melahirkan, mungkin sakitnya luar biasa, tidak
tahu bayinya sungsang atau kelamaan, pokoknya saat itu dia merasakan
kesakitan sehingga tidak pikir panjang dia kasih nama Yabes, "kesakitan,
penderitaan". Dia tahu konsekuensinya, kalau dia beri nama
"penderitaan" atau "kesakitan" itu akan menentukan masa depan anak itu.
Saudara bayangkan, kalau panggil anak setiap hari "Penderitaan" atau "Si
Sakit", pasti masuk di dalam dirinya. Bukan saja ibunya menderita, tapi
seisi keluarga juga ikut menderita. Tapi Yabes tidak pernah menyerah.
Saudara juga tidak boleh menyerah. Kita semua tidak boleh menyerah! Bapa
dalam Sorga, kami tahu bersama dengan Engkau kami pasti diberkati.
Tidak ada kata menyerah dalam hidup kekristenan kami, hari lepas hari.
Jangan pernah menyerah menghadapi pergumulan yang ada. Percayalah,
bersama Yesus Kristus, jalan pasti dibukakan, yang sakit disembuhkan,
yang mengalami pergumulan diberikan jalan yang luar biasa.
Haleluya! Jangan ada yang menyerah! Tuhan beserta dengan kita. Tuhan
pasti membimbing kita dan memberikan kesembuhan untuk kita. Saudara,
dilihat dari satu sisi, bagaimana kehidupan Yabes, juga menjadi pesan
bagi kita, bahwa kita juga tidak boleh menyerah seperti Yabes yang sudah
memberikan contoh dalam hidupnya, bagaimana dia menjadi satu tokoh yang
tidak menyerah.
2. BERDOA LEBIH SUNGGUH-SUNGGUH
Yabes mengalami pergumulan, penderitaan, sesuatu yang tidak enak, yang
menyakitkan dalam hidupnya. Tapi apa yang dilakukan Yabes? Dia tidak
ngomel sama Tuhan, tidak menyalahkan orang lain, tidak menyalahkan
ibunya, tidak menyalahkan saudara-saudaranya. Dia tidak melakukan
sesuatu yang buruk. Tapi yang dilakukan oleh Yabes adalah DOA. Dengarkan
baik-baik, dengan doa, hidup Yabes bisa berubah. Dengan doa, sakit
penyakit saudara bisa disembuhkan! Dengan doa keluarga saudara bisa
dipulihkan, pekerjaan saudara bisa diberkati oleh Tuhan! Saudara, ada
yang tidak bisa dicapai dengan uang, ada yang tidak bisa dibeli dengan
uang. Tapi waktu kita berdoa, segala sesuatu yang tidak mungkin itu
mungkin untuk Tuhan. Segala pergumulan saudara yang tidak mungkin untuk
manusia itu mungkin untuk Tuhan.
Ada sebuah cerita dalam Perjanjian Lama mengenai Yakub. Arti nama Yakub
adalah "penipu" atau "menarik tumit". Firman Tuhan mengisahkan dalam
Kejadian 32, Yakub bergumul dengan seorang laki-laki. Dan waktu bergumul
begitu kuat dengan orang itu, maka laki-laki itu memukul sendi pangkal
paha Yakub hingga terpelecok. Lalu orang itu berkata: "Biarkanlah aku
pergi, karena fajar telah menyingsing." Yakub bilang, "Aku tidak akan
membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." Lalu orang
itu berkata bahwa dia akan memberkati Yakub, dan mulai hari itu, namanya
berubah dari Yakub menjadi Israel. Dari "penipu atau pemegang tumit".
Tuhan mengubah Yakub menjadi Israel yang artinya "Pangeran Allah",
hidupnya dikuasai oleh Tuhan dan dia diberkati oleh Tuhan. Kemudian
Yakub memberi nama tempat itu Pniel.
Kalau kita boleh jujur, gereja Tuhan, kita sudah kehilang roh pergumulan
berdoa dengan Tuhan ini. Hidup kita rasanya sudah enak, kita sudah
tidak ada lagi doa dalam pergumulan. Yakub berdoa semalaman, padahal
malam itu enaknya tidur, dia bayar harga untuk bergumul. Roh ini sudah
hilang dari gereja. Coba saudara merenung buat diri saudara sendiri,
apakah spirit kita dalam doa itu bertambah-tambah makin naik atau malah
berkurang? Tuhan mau hari-hari ini roh doa saudara makin dibangkitkan
dan makin dibangkitkan kembali. Saudara harus memiliki roh doa yang
lebih kuat lagi.
Kisah 15:16-17, Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali
pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali
dan akan Kuteguhkan, supay semua orang mencari Tuhan dan segala bangsa
yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milikKu demikianlah firman Tuhan
yang melakukan semuanya ini.
Merestorasi Pondok Daud, berbicara mengenai Doa, Pujian, dan Penyembahan.
Hari-hari ini Tuhan menginginkan satu spirit lagi doa, pujian, dan
penyembahan siang dan malam, artinya terus menerus. Seorang manusia
terdiri dari 3 bagian, roh, jiwa, dan tubuh. Ketiga bagian ini harus
berdoa, tidak bisa hanya satu bagian saja.
Yang pertama, tubuh saudara, berdoa dengan cara memuji menyembah,
bertepuk tangan, menari-nari, lompat, angkat tangan. Itu tubuh kita
sedang berdoa, mengekspresikan kepada Tuhan melalui tubuh kita. Saudara,
tubuh kita harus berdoa. Ayo bersukacita dan berikan waktu bagi tubuh
kita untuk berdoa.
Yang kedua, jiwa kita harus berdoa. Ada pengetahuan dalam jiwa kita, ada
pengertian akan firman Tuhan. Tuhan ajarkan kita berdoa Bapa Kami.
Dengan kata-kata dan hikmat kita berdoa. Itu berdoa dengan jiwa kita.
Yang terakhir, roh kita juga berdoa, yaitu dengan bahasa roh. Sehingga
tidak heran, hari-hari ini Tuhan dorong agar kita berdoa dengan bahasa
roh, supaya roh dan iman kita dikuatkan, dibangkitkan. Kita terus boleh
dikuatkan mengatasi tekanan-tekanan dan masalah di dalam nama Tuhan
Yesus Kristus. Berdoa lebih lagi dengan bahasa roh, ini menjadi DNA bagi
gereja kita.
Saudara yang dikasihi Tuhan, ketiga bagian dari hidup kita, roh, jiwa,
dan tubuh kita, kita bawa dalam doa. Mulai hari ini, waktu pemimpin
pujian mengajak kita berdoa memuji Tuhan, Saudara jangan ada yang diam!
Tepuk tangan, goyang sana-sini, semua untuk Tuhan. Kita menari semua
untuk Tuhan. kita melompat-lompat untuk Tuhan! Saat kita berdoa,
pengurapan Tuhan akan membawa kita lebih lagi dalam doa, pujian, dan
penyembahan. Apa yang terjadi? Yang sakit disembuhkan, keluarga yang
berantakan dipulihkan oleh Tuhan, pekerjaan diberkati oleh Tuhan!
Haleluya!
Mari Saudara yang dikasihi Tuhan, ini menjadi DNA gereja kita, dan
saudara akan melihat pemulihan terjadi, jiwa-jiwa yang saudara doakan
akan bertekuk lutut mengaku Yesus adalah Tuhan.
Doa yang model seperti Yakub, bergumul dengan sungguh-sungguh, itu yang
Tuhan inginkan dan Tuhan katakan Aku memberkati. Yakub katakan, aku
tidak akan melepaskan engkau sebelum memberkati. Ini luar biasa saudara,
jangan pernah berhenti untuk berdoa!
Kalau kita baca doa Yabes, ada beberapa hal yang didoakan Yabes. Setiap
pagi, saya berdoa dan memperkatakan doa Yabes ini. Bahkan ditulis dalam
sebuah buku. The Man of Prayer, dikatakan little Prayer, giant prize.
Doa Yabes adalah doa yang singkat, langsung pada tujuan, doa dengan
iman, dan apa yang terjadi? Doa Yabes diberikan oleh Tuhan!
3. MENJADI SAKSI
Yabes memiliki banyak saudara, dan kita baca, Yabes itu lebih
dimuliakan, dalam bahasa lain: lebih dihormati, dari saudara-saudaranya
yang lain. Kenapa Yabes bisa lebih dihormati?
Kis 5:12-13, perikopnya tanda-tanda dan mujizat. Dan oleh rasul-rasul
diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang
percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat.
Orang-orang lain tidak ada yang berani menggabungkan diri kepada mereka.
Namun mereka sangat dihormati banyak orang.
Kalau saudara baca ayat-ayat sebelumnya, bagaimana rasul-rasul ini boleh
dihormati orang banyak, waktu saya baca dan renungkan ternyata para
rasul ini menjadi saksi bagi Tuhan!
Kenapa Yabes lebih dihormati dibandingkan saudara-saudara lainnya?
Karena dia menjadi saksi bagi Tuhan, bagaimana seseorang yang awalnya
menderita, kesakitan, akhirnya Tuhan ubah hidupnya menjadi diberkati
karena satu pergumulan, perjuangan dalam doa yang luar biasa, sehingga
dia berhasil dan diberkati Tuhan.
Kita tentu semua mau dihormati secara positif, bukan gila hormat. Tidak
ada kata lain, hidup kita harus menjadi saksi, melalui perkataan,
tingkah laku, pemikiran kita harus mencerminkan, sehingga orang melihat
bahwa di dalam hidup kita ada Tuhan Yesus Kristus. Waktu Tuhan Yesus
Kristus ada di dalam hidup kita, kita menjadi berhasil, bahkan bukan
menjadi berhasil, tapi berhasil dan beruntung. Akhirnya kita diberkati
oleh Tuhan dan orang lain melihat Tuhan ada di dalam hidup kita. Amin!
Saudara yang dikasihi Tuhan, satu pesan yang sederhana bagaimana kisah
Yabes, seseorang yang menderita tapi Tuhan sanggup mengubah dengan doa
yang penuh kuasa, bagaimana bentuk doanya, dan bagaimana akhirnya dia
dihormati oleh manusia dan oleh Tuhan.
Saya tidak tahu pergumulan apa yang saudara miliki, tapi saya mau
katakan, buat Tuhan tidak ada yang mustahil. Segalanya mungkin untuk
Tuhan, saat saudara lakukan yang Tuhan firmankan. Mari kita nyanyi
bersama Mujizat Masih Ada.
Tuhan, Engkau ajaib bagiku
Tak ada yang tak mungkin bagiMu
Semua yang kusaksikan, perbuatan tanganMu
Tuhan, Engkau ajaib bagiku
Sungguh kupercaya, tiada yang mustahil
Mujizat masih ada dalam hidupku
Sembuhkan sakitku, pulihkan jiwaku
Mujizat masih ada bagiku
Pesan Tuhan melalui firmanNya yang sudah kita baca, Yabes tidak pernah
menyerah. Tuhan ingatkan, Saudara jangan menyerah! Pergumulan dan
tantangan ada di depan kita, ada hal-hal yang kita gumulkan hari-hari
ini seperti Yabes, seperti Yakub, mereka tidak menyerah, mereka terus
bergumul sampai Tuhan memberkati mereka. Ya, jangan menyerah sampai
Tuhan memberkati kita! Amin!!
Kalau hal itu boleh terjadi, semuanya Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup
kita, tidak pernah ada kebetulan yang terjadi dalam hidup orang-orang
percaya, tapi seringkali kita mundur dan menyerah. Saudara yang dikasihi
Tuhan, jangan pernah mundur dan menyerah, karena Tuhan ada bersama-sama
kita. Tuhan sanggup melakukan yang tidak mungkin bagi kita, tapi
semuanya mungkin bagi Dia, mujizat masih ada! Amin.