Iman Yang Mengalahkan Dunia

Aug 24 at 9:11am - admin
Iman Yang Mengalahkan Dunia
Ibrani 11:8-10

Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tuju. Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah disuatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu. Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.

Iman tidak dapat dianggap remeh, sebab iman adalah keyakinan, ketergantungan dan kerelaan untuk sungguh-sungguh percaya bahwa Allah yang kita sembah memiliki kuasa yang tiada batasnya dan kasih yang tidak terhingga dalamnya. Berarti iman adalah kunci untuk menghadirkan mujizat dan berkat-berkat Allah yang dahsyat dalam kehidupan kita. Dengan demikian iman kita dapat mengalahkan setiap tantangan dan mengalahkan semua tawaran, bujuk rayu dan godaan-godaan dunia yang menyesatkan.

Kriteria iman yang mengalahkan dunia itu adalah:
  1. Iman yang menyadari bahwa Allah yang bertanggung jawab dalam kehidupan kita. Abraham tidak mengetahui situasi, kondisi dan seluk beluk tanah yang dijanjikan oleh Allah tetapi Abraham tetap taat kepada Allah karena Abraham menyadari bahwa Allah pasti bertanggung jawab atas kehidupannya dan seluruh keluarganya. Jikalau demikian, Allah pasti bertanggung jawab juga atas seluruh kehidupan kita sehingga kita harus terus beriman dan taat kepada Allah.
  2. Iman yang menyadari akan kesetiaan Allah. Jikalau kita menemukan suami atau isteri kita tidak setia atau siapapun yang kita kasihi atau seseorang yang selama ini dekat dengan kita dan ternyata tidak setia. Kita harus tetap ingat bahwa Allah tetap setia dan Allah tidak pernah meninggalkan kita sampai kapanpun juga.
  3. Iman bukanlah keragu-keraguan. Firman Tuhahn berkata: "Jangan kuatir akan apapun juga, akan apa yang kamu makan, minum dan pakai" sebab burung di udara Tuhan pelihara dan bunga bakung Tuhan hiasi apalagi kita manusia yang berharga di mata Allah. Untuk itu kita beriman, kita percaya dan kita mengandalkan Tuhan di atas segala-galanya.
  4. Iman dengan pemberian yang terbaik. Abraham mempersembahkan Isaac untuk dikorbankan (Ibr 11:17-19) meyakinkan kita bahwa ini adalah pemberian yang terbaik yang Abraham lakukan. Abraham tidak takut dan tidak segan-segan untuk mempersembahkan anaknya sekalipun Isaac adalah anak perjanjian dan Abraham dapatkan di masa tuanya.
  5. Iman yang disertai dengan perbuatan. Perempuan yang sakit pendarahan 12 tahun lamanya melangkah mendekati Yesus dan berkata, " asal kujamah saja jubahNya, aku pasti sembuh." Perwira di Kapernaum berkata, ..katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu pasti sembuh. Iman kita harus disertai dengan perbuatan yakni terus melangkah, terus maju dan terus memuliakan Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari.
  6. Iman yang mengetahui janji Allah yang indah. Janji Allah bukanlah omong kosong dan janji Allah tidak pernah terlambat sehingga kita yang beriman puas dan selalu bersukacita, janjiNya adalah yang terbaik sehingga orang yang beriman selalu menanti-nantikan dengan ketekunan.
  7. Iman yang berkaitan erat dengan kedewasaan rohani. Orang yang beriman adalah orang yang dewasa rohaninya sehingga tidak akan pernah menuntut, tidak pernah mengeluh dan tidak ragu sedikitpun dengan Allah.
Iman kita mengalahkan dunia ini karena kita beriman kepada Yesus yang empunya langit bumi dan segala isinya.

Iman kita tidak akan pernah gagal karena kita beriman kepada Yesus yang tidak pernah berubah, dahulu, sekarang dan selamanya.
 
Artikel Mingguan