Evergreen I.6 - ALLAH MENGANGKAT DAUD

Apr 30 at 2:52am - admin
ALLAH MENGANGKAT DAUD
(2 Sam 5:11,12)

Setiap keputusan yang ditetapkan Allah, senantiasa ada alasan yang mendasarinya. Allah tidak pernah mengambil keputusan untuk melakukan sesuatu tanpa dasar dan tanpa tujuan. Daud, Yusuf, Ester, Nehemia atau nama-nama yang lain; mereka dipilih dan diangkat oleh Allah karena suatu alasan penting, yaitu karena umat-Nya, Israel (Maz 105:16,17). Mengapakah Israel menjadi alasan bagi Tuhan untuk mengangkat orang-orang pilihan-Nya? Inilah yang akan kita diskusikan sekarang.

ALLAH MEMPERLENGKAPI ORANG-ORANG PILIHAN
 
Allah tidak pernah mengutus atau menetapkan orang-orang pilihan-Nya tanpa memperlengkapi mereka. Allah memilih Daud dengan memberinya 3 (tiga) kali pengurapan. Pengurapan pertama menandai pemilihan Allah atas Daud untuk menjadi calon raja (1 Sam 16:11-13). Pengurapan kedua adalah pengurapan untuk menjadi raja Yehuda (2 Sam 2:4). Dan Pengurapan ketiga adalah pengurapan untuk menjadi raja atas seluruh negeri Israel (2 Sam 5:2).
 
Mengapakah pengurapan begitu penting? Alkitab memberi 3 (tiga) jawaban untuk pertanyaan itu. Ketiga jawaban dimaksud, bahwa dengan pengurapan Roh Allah bekerja dan berkuasa, dengan pengurapan seseorang memperoleh legalitas untuk berkuasa dan dengan pengurapan seseorang masuk ke dalam rancangan Allah.
  1. Dengan pengurapan Roh Allah bekerja dan berkuasa (1 Sam 16:11,12)

Daud adalah seorang biasa, seorang anak muda yang belum berpengalaman, belum berarti karenanya ia tidak diperhitungkan oleh ayahnya. Hal itu wajar karena Daud anak termuda, dan masih anak-anak. Namun penglihatan Allah berbeda dengan pernglihatan manusia. Manusia melihat rupa tetapi Allah melihat hati. Di dalam diri Daud tersimpan hati yang murni, yang menjadi alasan bagi Allah untuk mengangkatnya.
 
Daud tidak saja memiliki hati yang mengasihi Tuhan, tetapi juga percaya dan mengandalkan Tuhan. Setelah mendapat pengurapan melalui Samuel, Roh Allah bekerja secara luar biasa di dalam diri Daud, sehingga oleh kuasa pengurapan itu Daud dapat mengalahkan Goliat dalam pertarungan yang tidak sebanding menurut ukuran mata manusia (band 1 Sam 17:40-58).
 
Demikian juga dengan kita. Pengurapan Allah atas kita akan memampukan kita untuk menaklukkan segala pencobaan dan tantangan yang kita hadapi.
  1. Dengan pengurapan seseorang memperoleh legalitas (2 Sam 5:11,12)

Legalitas suatu jabatan tidak cukup dengan mendapat pengurapan, pengangkatan dan pengakuan dari Tuhan, tetapi juga perlu mendapatkan pengakuan dan peneguhan dari orang lain. Hiram, raja Tirus, dipakai Tuhan untuk meneguhkan kebenaran pengurapan dan pilihan Tuhan. Hal itu membuat Daud mengerti akan rencana Allah atas dirinya untuk memimpin dan memerintah seluruh Israel.
 
Pengurapan dan pilihan Allah atas kita tidak cukup dengan mengandalkan perasaan sendiri, tetapi perlu juga mendapat peneguhan dan pengakuan dari orang lain. Oleh karena itu sering kali kita terjebak pada kesibukan mencari pengakuan diri dari orang lain atas posisi kita. Jika demikian, apa artinya kita merasa-rasa mendapat pengurapan, merasa dipilih kalau ternyata tidak mendapat pengakuan dari orang lain. Hal itu berarti kebohongan dan pemegahan diri sendiri. Terhadap yang demikian Allah tidak berkenan.
  1. Dengan pengurapan Daud masuk dalam rancangan Allah (1Taw 14:2).

Sebelum mendapat pengurapan, Daud adalah orang biasa. Daud belum masuk ke dalam rencana Allah; tetapi setelah mendapatkan pengurapan, Daud masuk ke dalam bilangan orang-orang pilihan yang dipakai Allah untuk melaksanakan rencana-Nya.
 
Dan dengan pengurapan-Nya, Daud diangkat Tuhan masuk dalam rencana Allah. Apakah rencana Allah bagi Daud? Rencana Allah bagi Daud adalah memerintah bangsa Israel. Bangsa pilihan-Nya, umat kepunyaan Allah sendiri. Umat perjanjian yang tidak mungkin dibatalkan.
 
Saudara kekasih Tuhan, sadarkah kita saat ini. Di tengah-tengah dunia yang sedang digoncangkan oleh berbagai petaka disegala segi kehidupan. Kita adalah orang-orang yang tidak akan pernah digoncangkan karena kita tinggal di tempat yang tidak tergoncangkan (Ibrani 12:26-28 band. Ef. 2:11-13, band.Gal. 3:26-29). Sebab orang-orang yang percaya dan yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat adalah orang-orang yang dipilih Allah untuk memperoleh pengurapan-Nya. Pengurapan Allah atas hidup kita akan memberi kita kekuatan kuasa-Nya, legalitas dan jaminan untuk masuk dalam rencana Allah yang besar, yaitu keselamatan bagi dunia oleh kematian-Nya di kayu salib.

KESIMPULAN

Alasan utama Tuhan mengangkat kita sebagai umat-Nya adalah supaya kita mempunyai arti bagi Dia dan bagi orang-orang disekeliling kita. Jikalau kita rindu untuk diangkat Tuhan, maka berikanlah hati kepada Tuhan. Dan berikan arti hidup ini bagi orang lain. Dengan demikian pasti Tuhan akan mencurahkan otoritas-Nya, hikmat-Nya dan kuasa-Nya kepada kita.
 
Perhatikan Yusuf, Ester, Ezra dan Nehemia. Yusuf diangkat Tuhan karena dia memiliki hati yang taat, tulus, jujur, penuh belas kasihan dan penuh pengampunan terhadap saudara-saudaranya yang telah menganiaya dia (Kej 38-42).
 
Ester diangkat Tuhan karena dia seorang yang taat akan perintah, tidak sombong dan memperhatikan keselamatan bangsanya (Est 1-4).
 
Ezra diangkat Tuhan karena taat, hancur hati karena ketidaktaatan bangsanya yang melakukan kawin campur dengan bangsa asing. Ia juga peduli pada negerinya yang hancur (Ezr 1-10).
 
Nehemia diangkat Tuhan karena taat akan perintah Allah dan bertekad membangun kembali Bait Suci yang telah hancur (Neh 1-6).