Evergreen II.3 - IDENTITAS KRISTEN

Apr 30 at 2:58am - admin

IDENTITAS KRISTEN

(Kis 11:19-30)

Sulitnya kita beribadah, kesulitan ekonomi, keluarga dll, bukan Allah tidak tahu dan tidak mau peduli akan persoalan kita. Sesungguhnya Allah ingin segera memulihkan dengan melakukan mujizat-mujizat-Nya. Untuk itu Allah memerlukan seorang Kristen yang benar-benar memiliki identitas yang dapat membuktikannya. Identitas itulah yang akan membawa seorang percaya mendapat pengakuan baik oleh manusia, malaikat maupun oleh Tuhan sendiri. Orang demikian layak untuk menjadi saksi yang akan dipakai-Nya sebagai alat untuk mengerjakan hal-hal ajaib dengan otoritas-Nya. Yes 22:30 berkata, bahwa kalau ada seorang saja yang diakui dan dipercaya oleh Tuhan, maka tembok Yerusalem tidak akan roboh.

Apakah arti atau nilai seorang Kristen ?

  1. Kis 17:26: ”Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka,”

Betapa tingginya nilai seorang Adam, karena dari padanyalah terlahir bangsa-bangsa. Oleh karena seorang Adam, maka seluruh dunia dipenuhi oleh manusia. Oleh manusia pula Allah menciptakan musim-musim dan batas-batas kediaman.
 
Semua itu ada bukan karena makhluk yang lain, melainkan ada karena manusia. Betapa berharganya manusia di hadapan Allah. Allah menyebut manusia sebagai biji mata-Nya (Ul 32:10). Barangsiapa berani menjamah manusia bagaikan menjamah biji mata Allah. Dan untuk itu Allah akan membalaskannya (Za 2:8,9).
  1. Kis 27:24: ”dan ia berkata: Jangan takut, Paulus! Engkau harus menghadap Kaisar; dan sesungguhnya oleh karunia Allah, maka semua orang yang ada bersama-sama dengan engkau di kapal ini akan selamat karena engkau.”

Seorang Paulus berharga di mata Allah. Dan oleh seorang Paulus, maka seluruh isi kapal diselamatkan. Demikian juga oleh seorang yang percaya, maka seluruh isi rumah akan diselamatkan (Kis 16:31).

  1. Kis11:19,20: ”Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja. Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Oleh karena seorang stevanus yang dihukum mati, maka orang-orang Yahudi tersebar dan memberitakan Injil kepada orang-orang Yahudi di Fenesia, Siprus dan Antiokhi. Bahkan bukan saja orang-orang Yahudi, orang Siprus dan orang Kirene yang diam di Anthiokhia pun mendengar berita Injil.
 
Jikalau kita sekarang mendengar berita Injil itu dan menjadi percaya, hal itu terjadi karena ada jiwa yang telah tertanam karena kita. Oleh karena itu, maka rasul Paulus mengajar kita untuk mendoakan orang-orang kudus bagi pekerjaan pemberitaan Injil (Kol 4:2-4).
 
Kristen bukanlah sekedar tanda atau identitas, tetapi identitas yang melekat dan menjadi daging atau menjadi tingkah laku. Jikalau hal sedemikian kita miliki, maka kita dijamin daun kita tetap hijau dan tetap berbuah.
 
Jika kita minta kepada Tuhan, ada 2 hal yang harus kita perhatikan; yaitu berdoa atau meminta dan menunjukkan sikap Kristen. Jikalau kita bedoa dalam nama Yesus itu pasti benar, tetapi hal itu harus ditambah dengan sikap hidup sebagai Kristen. Kedua hal inilah yang akan menggerakkan hati Allah dan Allah pasti akan menjawab persoalan-persoalan kita.
 
Jikalau Roh Allah yang kuat ada di dalam kita dan di dalam gereja-Nya, maka kita layak menjadi alat-Nya. Kita tidak akan lekang oleh panas dan lapuk oleh hujan, barulah kita layak menjadi saksi Kristus. Inilah inti berita Injil

CIRI-CIRI KEHIDUPAN KRISTEN

  1. Terlibat dalam pemberitaan Injil

Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan.” (Kis 11:20)
 
Memberitakan Injil adalah perintah universal Tuhan Yesus bagi setiap orang percaya (Mat 28:19,20). Mula-mula pemberitaan Injil memang dilakukan oleh para Rasul, tetapi saat ini setiap kita harus terlibat dalam pemberitaan Injil. Caranya? Memang tidak setiap orang terpanggil untuk memberitakan Injil secara khusus, tetapi sesungguhnya kita dapat melakukannya dengan cara lain.
 
Contoh: Saya sadar bahwa saya tidak mungkin menjalankan penginjilan di Afrika atau Timur Tengah. Namun oleh kemurahan Tuhan, saya diijinkan Tuhan mengirimkan bantuan berupa uang tunai kepada para penginjil dunia. Moris Cerulo, Benny Hinn, dll. Dengan cara demikian saya merasa, bahwa saya sudah terlibat dalam penginjilan dunia.
Saudara pun dapat melakukan dengan cara yang lain.
  1. Terlibat dalam misi

Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia.” (Kis 11:22).
 
Contoh: Dalam beberapa kesempatan saya berjumpa dengan beberapa misionaris kita yang di luar negeri. Di Afganistan, di Kasakhstan, dan di negara-negara lain. Beberapa di antara mereka berasal dari Institut Injil Indonesia Batu. Saya memang tidak pernah mengirim mereka keluar negeri, tetapi saya mau dipakai Tuhan untuk mensuport mereka dengan apa yang ada pada saya.
 
Yang demikian pun Saudara dapat melakukannya. Di gereja kita ada makan siang gratis, SPP, diakonia, dsb. Mari kita terlibat di dalamnya, pasti Tuhan akan berkati Saudara.
  1. Setia

Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan” (Kis 11:23).
 
Firman Tuhan katakan bahwa banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih. Dari sedikit yang dipilih itu lebih sedikit lagi yang setia. Ingat, kesetiaan merupakan ukuran di dalam penghakiman (Mat 24:13). Semua murid Tuhan Yesus tidak ada yang tidak setia.
 
Ke depan kesukaran masih akan menghadang kita, tetapi jangan ada di antara kita yang tidak setia. Setialah sampai garis akhir, sebagaimana Tuhan Yesus yang taat setia sampai mati (Fil 2:5-7).
  1. Baik, penuh dengan Roh dan iman

karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.” (Kis 11:24)

Di dunia ini banyak orang baik. Namun apalah artinya baik tanpa penuh dengan Roh Kudus dan apalah artinya baik tanpa iman. Orang baik yang sesungguhnya adalah mereka yang baik karena di dalam dirinya ada Roh Kudus dan iman. Kebaikan seperti inilah yang dikenan Tuhan. Mari kita berlomba-lomba berbuat baik bersama dengan roh kudus dan yang kita lakukan karena iman kita (Gal 6:9).

  1. Suka menjadi murid

Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.” (Kis 11:26)
 
Di dunia ini banyak orang pintar, tetapi justru karena kepintaran mereka dunia ini menjadi kacau. Banyak orang pintar yang menjadi sombong. Banyak orang pintar yang hanya berteori tanpa praktek. Mengapa demikian? Karena mereka tidak mau dimuridkan, tidak mau diajar. Keengganan mereka untuk diajar adalah kesombongan dan pertumbuhannya tidak akan bertambah. Jika kita mau dipakai Tuhan, jangan berhenti belajar. Belajar dari pengalaman, belajar dari sesama dan belajar dari Tuhan. Belajarlah kepada Ester. Sekalipun dia seorang ratu, dia tetap mau diajar oleh Mordekhai, pamannya. Dan akibat dari sikapnya itu Ester terpilih sebagai First Lady di Persia dan dipakai Tuhan menjadi pelindung dan pembela bangsanya di pengasingan (Est 1-6).
  1. Tanggap terhadap situasi yang sedang berkembang.

Kis 11:27-29: ”Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia. Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.”( Kis 11:27-29)
 
Orang-orang Anthiokia begitu tanggap akan kebutuhan saudara-saudara mereka di Yudea. Mereka mengumpulkan sumbangan untuk membantu jemaat di Yudea.
 
Oleh karena Tuhan gereja kita telah melakukan hal-hal yang demikian. Makan siang gratis, SPP, Misi, PI dlsb. Mari kita tanggap terhadap program-program gereja untuk mempermuliakan nama Tuhan. Saudara dapat menyalurkan bantuan Saudara melalui program-program yang ada. Dan jangan pernah khawatir, Tuhan pasti memberkati Saudara.
  1. Peduli pada keperluan jemaat atau orang lain

Kis 11:30: ”Hal itu mereka lakukan juga dan mereka mengirimkannya kepada penatua-penatua dengan perantaraan Barnabas dan Saulus.”
 
Tuhan telah memberikan kepada kita sebuah tanggung jawab untuk memperhatikan kebutuhan dan keselamatan sesama. Kegiatan ini telah lama kita lakukan dan buktinya telah kita lihat sekarang. Tuhan telah memberkati gereja kita secara luar biasa. Semuanya itu karena keterlibatan Saudara. Bagi Saudara yang belum terlibat, dengan ini saya undang untuk melibatkan diri dalam pelayanan ladang Tuhan.

PENUTUP

Jikalau kita dapat menunjukkan kepada dunia dan kepada Tuhan ketujuh tanda ini, maka apapun yang Saudara alami pasti Tuhan membela. Apapun kesulitan Saudara pasti Tuhan tolong.
 
Mari kita tunjukkan identitas kita. Libatkan diri Saudara untuk melayani dalam bidang misi dan penginjilan. Berlakulah setia, berbuatlah kebaikan dan alamilah aliran Roh Allah. Janganlah kita sombong, relakanlah diri Saudara untuk diajar oleh Tuhan. Jangan kita menjadi bodoh dan menutup mata akan apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Mari kita pedulikan kebutuhan dan keselamatan sesama kita.
 
Amin, Tuhan memberkati Saudara!